Sudahkah Anda Bersyukur? Apa Buktinya?
“Life in abundance comes only through great love” – Elbert Hubbard
Serving other people may be a way for you to show the universe
that you are grateful for everything you have received
by sharing your abundance with others.
Melayani sesama atau orang lain adalah suatu cara kita menunjukkan kepada dunia bahwa kita bersyukur atas segala yang telah kita terima dengan membagi rasa berlebih kita dengan orang lain.
Saya perhatikan, disaat-saat saya malas tersenyum, segan membantu orang lain, merasa tidak tulus ataupun tertekan, itu adalah saat-saat saya sedang merasa “kekurangan”. Dengan berjalannya waktu, saya belajar bahwa kita adalah “abundance being” – makhluk yang penuh dengan segala kelebihan. Semua yang kita butuhkan saat ini sudah ada di dalam diri kita sendiri ataupun sudah disiapkan di dunia ini. Semua yang ada di dunia ini cukup untuk semua, termasuk untuk diri kita sendiri. Sayang, terkadang kita suka lupa ataupun tidak percaya.
Ketika saya memulai mempercayai bahwa saya adalah “abundance being” – bahwa saya tidak kekurangan apapun juga baik cinta, kasih, materi dan harta, maka lebih mudah bagi saya untuk melayani.
Di bulan Ramadhan ini, saatnya untuk merefleksikan diri. Apakah saya selalu memberikan yang terbaik? Apakah saya siap untuk melayani? Apakah saya tulus dalam melakukan suatu kegiatan? Apakah senyum selalu terpampang di wajah saya? Bila tidak, mungkin saya belum terlalu bersyukur. Berarti saya belum mempercayai bahwa Tuhan telah menciptakan saya sebagai “abundance being.”
Bersyukur tidak cukup hanya diungkapkan dengan kata-kata, tunjukkanlah dengan tindakan berbagi dengan orang lain. Baik itu berupa senyum, sapa, kasih, bantuan maupun kemampuan untuk mendengarkan.
Ini saatnya berbagi “abundance” dengan orang lain.
“Lose yourself in generous service and every day can be a most unusual day,
a triumphant day, an abundantly rewarding day!”
- William Arthur Ward
**ditulis untuk Synergy Service Solution, www.synergy-id.com
Popularity: 21% [?]

