2009 – A year of revelations

January 11th, 2010 by aristiwidya

angelAngels. Revelations. Acceptance. Letting Go. Troubles. Growing Up. Blessings.

I need to tell the world. I want to tell the world. That’s how full my heart is, that all I want is to scream it out to the world, to share with the world, to be with the world.

All my life, I have always said that my life would start when I turn 30. Not realizing the cosmic truth behind it, when I turned 30, I was given a new life. Sets of great experiences start happening in my life; experiences that triggered my growth that make me feel like I’m a completely new person now. Well, I am still me, but a very different me. A full me. An alive me. I’m still not sure how to describe it, but all these feelings that give me the patience and courage I didn’t know I have. Feelings that give me the attitude to see life from a beautiful point of view. It’s like I finally know why I’m here.

Today, I just really want to take the time to thank 2009 and all its blessings.

God sent me angels in the form of such beautiful friends that I couldn’t have picked better. Angels who inspire me to be a better being. Angels who support me when I’m down. Angels who love me for who I am, coming from a place of non-judgment. Angels who make me realize the angel in me too. I am thankful for my angels. Read the rest of this entry »

Popularity: 13% [?]

Night Shadow

January 7th, 2010 by aristiwidya

My heart does beat faster_________________________________________________
All kinds of feelings I cannot master
And so I sit by the window
Embraced warmly by the night shadow

What does this say about me?
What is this soul saying?
When my lips are left speechless
And the only thing I see is beauty

Oh this longing I feel
Yet such fullness in my being
It forces the body to kneel
And speak of thanks without thinking

I smile without realizing
Though these eyes are still crying
And so I sit by the window
Embraced warmly by the night shadow

Popularity: 12% [?]

Banyak yang bilang orang Indonesia itu banyak yang negatif, yang korupsi, yang tidak bangga menjadi warga Indonesia, yang selalu mengeluh, menggerutu tentang segala hal yang ada di Indonesia. Hmm… Anda percaya tentang kutipan yang mengatakan “Great minds think alike?” – bahwa kita akan selalu bertemu dengan orang-orang yang pemikirannya sama dengan kita. Jadi, bila Anda selalu bertemu dengan orang-orang yang negatif, what does it say about you? Apa yang ini cerminkan tentang bangsa kita?

Saya sangat beruntung bisa selalu dikelilingi oleh orang-orang yang sangat positif. Setiap haripun saya diberi kesempatan untuk bertemu orang-orang baru yang sangat menginspirasikan saya. Dan.. semuanya adalah orang-orang Indonesia!

Seperti hari Senin pagi ini ketika saya diundang sarapan jam 7.30 pagi, dimana kebanyakan orang menggerutu untuk meeting sepagi itu di hari Senin, saya sangat semangat untuk bisa belajar dari salah satu orang lagi yang sangat hebat. Namanya Bpk Johnnie Sugiarto.

Dari pertama kali bertemu beliau, saya sudah sangat terkesima. Dengan rambut yang mulai memutih, pakaian yang sangat rapih, wajahnya dipenuhi dengan senyum. Tatapan matanya hangat dan penuh dengan kasih. Walaupun usianya jauh diatas saya, Ia dengan segala kerendahan hati selalu mendengarkan pertanyaan dan pernyataan-pernyataan saya. Terlihat passionnya dari setiap kata yang terlontarkan dari mulutnya. Tak bisa disangkal bahwa wawasan dan pengalamannya sangat mengagumkan.

Pertemuan yang sebenarnya bisa berakhir dalam waktu 1 jam merambat menjadi 3 jam, dan saya terus meresap berbagai hal yang melebarkan wawasan saya. Bila saya boleh merangkum, berikut adalah hal-hal yang kita diskusikan dan saya pelajari dari percakapan dengan beliau. Read the rest of this entry »

Popularity: 6% [?]

Dibalik Sebuah Nama

October 5th, 2007 by aristiwidya

Siapa nama Anda?
Dari mana nama Anda berasal?
Apakah artinya?

Nama Anda adalah warisan pertama yang Anda dapatkan dari orang tua Anda.
Nama adalah salah satu bukti bahwa Anda adalah makhluk yang unik yang membedakan Anda dari orang lain.
Nama, sebuah sebutan yang memanggil dan menyerukan Anda sepanjang hari, yang bersifat sederhana tetapi memiliki arti yang sangat besar.
Karena nama, adalah satu-satunya hal yang Anda tinggalkan ketika Anda sudah tiada lagi.

Mungkin Anda belum pernah memikirkan benar-benar apa arti sebuah nama. Saya pun tidak terlalu peduli dengan nama saya yang sangat panjang dan tidak mudah diingat. Tetapi, dengan berjalannya waktu dan ketika saya mencoba mengenal diri saya sendiri melalui nama yang telah diberikan oleh orangtuaku, saya lebih memahami siapa saya, siapa orang tua saya dan kemana saya akan pergi. Ternyata, orang tuaku benar-benar bijak dan memiliki visi yang luar biasa, seperti yang dimiliki oleh orang tua Presiden kita terdahulu Bung Karno. Read the rest of this entry »

Popularity: 13% [?]

Life Crisis

August 1st, 2007 by aristiwidya

Sudah sering kali saya mendengar diri saya sendiri, teman-teman saya, teman kerja, saudara maupun orang-orang yang baru saya kenal mengeluh mengenai krisis di usia yang muda, mengenai hidupnya yang tidak pernah untung, yang sangat membosankan dan penuh dengan hal-hal yang tidak menarik. Dan ini tidak hanya diucapkan oleh orang-orang yang masih muda ataupun sudah berumur, tetapi semuanya. Saya pun telah melaluinya. Sewaktu saya masih remaja, saya selalu berpikir bahwa orang lain tidak tahu betapa susahnya menjadi seorang remaja, dan faktanya, sekarang pun hidup tidak menjadi lebih mudah bukan? Saya banyak mencari jawabannya di berbagai buku dan orang-orang yang saya temui, dan akhirnya saya pun bertemu dengan teman baru saja Jason Tse dari Hong Kong, yang memberikan saya inspirasi baru.

Katanya, gak heran kalau banyak orang di usia 20 tahunan menjadi bingung dan tidak tahu arah ataupun tujuan. Ini tidak lain karena seumur hidup kita, kita sudah tahu dengan pasti apa yang akan terjadi dengan kita. Dari TK masuk SD, dari SD ke SMP lalu SMA dan kuliah. Sewaktu kita di SD, kita sudah bisa membayangkan hidup di SMP, di SMP yang mana, memakai seragam apa dan hal-hal yang dilakukan. Sewaktu SMP, SMA pun sama. Kita bisa betul-betul membayangkan bagaimana kehidupan kita setelah saat itu dan tidak pernah ragu bahwak kita pasti lulus, walaupun mungkin bukan di tahun yang sama. Walaupun kita gagal, kita tahu kok bahwa itu tidak mengapa, ini cuma sekolah. Tetapi, ketika kita lulus kuliah, kita mulai ragu atas kehidupan kita dan menanyakan berjuta-juta pertanyaan. Sekarang mau apa? Kerja apa? Dimana? Berapa lama? Terus ngapain? Kapan menikah? Dengan siapa? Saya mau digaji berapa? Ini pertama kalinya kita tidak bisa membayangkan kehidupan seperti apa yang kita benar-benar inginkan. Perjalanan ini seperti naik kereta yang tidak memiliki tujuan, dimana kita mungkin senang di jam-jam pertama, tetapi selanjutnya bosan. Itu sebabnya banyak yang depresi. Termasuk saya :)

Saya juga mendengar banyak orang yang mengatakan bahwa mereka menginginkan bisnis sendiri, tetapi tidak tahu apa, ingin pindah kerjaan, tetapi gak tau kemana, ingin memiliki hubungan yang baru tetapi tidak berani. Kita mencoba mengambil lebih banyak tanggung jawab, tapi banyak menjauhi tanggung jawab lainnya. Ingin memiliki cinta yang indah, tetapi selalu sakit hati. Saya sudah mencoba berbagai cara untuk benar-benar mengetahui apa yang sebenarnya saya inginkan dalam hidup ini, saya hampir mencoba segalanya. Tanya teman-teman saja, saya sudah pindah banyak sekali pekerjaan dalam waktu 8 tahun, bertemu banyak sekali orang, membaca berbagai macam buku, datang ke seminar-seminar, selalu mencoba sesuatu yang baru minimum satu kali yang akhirnya membawa saya ke hari ini.

Saya tahu saya dan Anda bukan satu-satunya yang memiliki banyak masalah di dunia ini. Saya telah kesandung, jatuh, terguling, tertabrak, terserempet berbagai hal. Saya telah melakukan banyak kesalahan. Saya banyak tertawa dan menangis. Saya telah melalui depresi dan kebahagiaan semata. Yang semuanya sekarang bisa saya nikmati benar-benar. Yang saya pelajari dari perjalanan ini banyak sekali, yang saya ingin bagi dengan Anda semua, yang saya harap bisa berguna.

Tidak ada ramuan rahasia bagaimana saya bisa mengatasi berbagai krisis dalam hidup saya, semuanya sudah tertulis di berbagai agama, buku dan seminar, dan ini sedikit ramuannya.

1. Mulailah dari 0

“Isilah gelas Anda bila kosong, Kosongkan bila penuh,
Jangan pernah membiarkannnya kosong ataupun penuh”
- Proverb

Benar-benar tanggalkan semua yang Anda ketahui, yang Anda tolak dan semua energi negatif yang ada dalam diri Anda. Anda tidak akan pernah dapat mempelajari hal-hal yang baru bila Anda tidak membiarkan diri Anda untuk melakukannya. Seperti Anda tidak bisa mengisi gelas Anda dengan air yang lebih segar bila gelas itu masih penuh; siapkan tempatnya dan buka pikiran Anda, jangan langsung beprakiraan negatif. Bila Anda menemukan sesuatu yang baru, jangan ditolak langsung, coba dengarkan dengan baik, bangunlah kepekaan dan terimalah karena hal itu mungkin berguna untuk Anda suatu hari nanti

2. Pelajari Hukum-hukum Universal (Laws of Universe)

“Bila Anda mengejar legenda pribadi Anda, maka seluruh alam akan berkonspirasi dengan Anda untuk menjadikannya kenyataan.”
- The Alcemist, Paulo Coelho

Banyak sekali hukum-hukum universal yang Anda bisa pelajari seperti Hukum Ketertarikan (Law of Attraction), Hukum Polaritas (Law of Polarity), Hukum Kreasi yang Disengaja (Law of Deliberate Creation), Hukum Membiarkan (Law of Allowing), Hukum Kecukupan dan Lebih (Law of Sufficiency and Abundance) dan masih banyak lagi. Saya akan mencoba membahas hukum-hukum ini di lain waktu agar lebih mudah dimengerti. Intinya, hukum-hukum ini disebut hukum universal karena seperti Hukum Gravitasi ia berlaku di setiap situasi yang kita lalui.

3. Ambilah Tindakan!

“Mengetahui saja tidaklah cukup; kita harus mengaplikasikannya.
Menginginkan saja tidkalah cukup; kita harus melakukannya.”
- Johann Von Goethe

Dengan sejalannya surat-surat ini, saya akan benar-benar mencoba untuk berbagi dengan Anda langkah-langkah yang bisa kita lakukan bersama untuk melalui berbagai masalah ataupun krisis yang ktia sedang alami dengan benar-benar mengaplikasikan hukum universal tersebut ke dalam kehidupan kita sehari-hari. Adapun hal-hal yang akan kita lakukan adalah:

  • Mempelajari Hukum Universal
  • Dasar meditasi
  • Keinginan: Saya akan mengubah hidup saya
  • Menentukan tujuan hidup
  • Menentukan visi, misi dan nilai-nilai
  • Mengaplikasikan nilai-nilai dalam kehidupan sehari-hari
  • Tantangan
  • Rencana Tindakan 60 hari

Saya akan melakukannya bersama dengan Anda dan kita lihat dalam waktu 2 bulan apakah semua hukum dan program-program ini berguna untuk saya dan Anda. Saya sudah mencobanya sebelumnya, tetapi tidak ada salahnya kita sekarang mencobanya bersama-sama. Anda tidak akan kehilangan apa-apa hanya untuk mencobanya, hanya kemungkinan untuk memiliki hidup yang lebih menyenangkan dan indah.

Popularity: 5% [?]