Langkah Menuju Sukses

“An aim in life is the only fortune worth finding, and it is not to be found in foreign
lands, but in the heart itself.”
– Robert Louis Stevenson

“When you get right down to the root of the meaning of the word ’succeed’,
you find it simply means to follow through.”
- F.W. Nichol

Banyak jalan menuju Roma. Hanya saja, masih banyak yang tidak tahu apa itu Roma dan dimana letaknya. Melalui jalan atau transportasi apa saja bisa menuju Roma. Kadang hanya bermimpi tentang Roma, tetapi tidak pernah benar-benar merencanakannya karena berbagai alasan karena tidak adanya waktu, sudah ada komitmen sebelumnya, tidak mempunyai teman untuk menemani sampai keuangan yang tidak cukup. Bila tidak mendapatkan transportasi atau jalur yang diinginkan kemudian menyerah. Banyak pula yang berhenti di tengah jalan dan tidak melanjutkannya (walaupun dengan adanya pesawat terbang, ini semakin sedikit terjadi :p ). Dan tentu saja, banyak jalan menuju kesuksesan, tetapi kenyataannya masih banyak sekali alasan yang menghambat kita mencapainya.

Dengan ide tersebut, melalui berbagai percobaan saya telah merangkum 12 langkah untuk mendapatkan kesuksesan dalam kehidupan Anda, baik dalam kehidupan spiritual, fisik, keuangan maupun kesehatan. Anda sendiri yang bisa menentukan.

1. Want it! – Inginkanlah

Banyak orang mereka menginginkan banyak uang ataupun memiliki usaha sendiri, tetapi benarkah Anda benar-benar menginginkannya? Ketika Anda menginginkan sesuatu, Anda sudah harus siap untuk menerima keinginan tersebut ketika ia masuk kedalam kehidupan Anda pada waktunya. Siap di sini artinya Anda dapat menerima dan mengatasi segala hal yang datang bersamaan dengan keinginan tersebut.

Contohnya, bila Anda menginginkan uang Rp. 1 milyar masuk ke dalam kehidupan Anda, sudah tahukah Anda apa yang Anda akan lakukan dengannya? Apa rencana Anda untuk uang tersebut? Tidak hanya untuk jangka pendek, tetapi juga jangka panjang. Apakah Anda tidak akan merencanakan apapun juga dan meninggikan resiko habisnya uang tersebut tanpa arti yang bermakna? Bagaimana Anda akan membagi kebahagiaan tersebut dengan orang lain? Dan yang terpenting, bagaimana uang tersebut akan menjadikan Anda sebagai makhluk Tuhan yang lebih baik?

Sama seperti jika Ana menginginkan memiliki usaha sendiri. Apakah Anda sudah siap untuk bekerja lebih banyak dari sebelumnya? Apakah Anda siap bahwa dua tahun pertama Anda mungkin mengalami kerugian? Apakah Anda siap untuk tidak memiliki penghasilan tetap setiap bulannya yang mungkin lebih rendah dari gaji Anda sekarang? Apakah Anda siap untuk mengeluarkan banyak uang di depan? Dan lain-lain.

Jadi, jika Anda benar-benar menginginkan suatu kesuksesan, benar-benar persiapkanlah diri Anda. Jangan ragu untuk memvisualisasikan dan tentunya merencanakan apa yang akan Anda lakukan bila kesuksesan ini tercapai. Karena tentunya, semua dalam hidup itu butuh persiapan, dan Anda sendiri yang harus melakukan persiapan tersebut, seperti seorang ibu yang mengandung anaknya selama sembilan bulan, banyak yang ia harus tinggalkan dan ubah untuk mempersiapkan kehadiran anaknya di akhir bulan ke sembilan. Bersiaplah dan keajaiban akan datang sendirinya!

2. Understand it! – Mengertilah

Mengerti apa? Anda bertanya. Mengerti bahwa semua itu ada hukum dan peraturannya dalah hidup ini, termasuk hukum dan peraturan untuk mendapatkan sukses. Tetapi hukum dan peraturannya tidak berbeda dari yang lain, melainkan hukum yang sangat alami yang Anda haru pahami, mengerti dan laksanakan agar prosesnya menjadi lancar. Ini adalah hukum-hukum Universal, yaitu hukum yang berlaku dan benar dalam setiap situasi di alam semesta ini, seperti gravitasi. Beberapa hukum universal yang terkenal adalah Hukum Ketertarikan (Law of Attraction) dan Hukum Vakum dari Kesejahteraan (The Vacuum Law of Prosperity, yang Anda bisa pelajari lebih lanjut di artikel Laws of Universe.

Hukum-hukum ini mengajarkan kepada kita bahwa semua itu ada proses dan aturannya. Semua yang bersifat alami akan terjadi, seperti tanaman akan tumbuh sesuai dengan apa yang ditanam. Dan semua yang terjadi di dalam kehidupan kita adalah hasil dari hal-hal yang kita tanam, tidak hanya di lingkungan kita tetapi yang lebih besar lagi, yaitu di dalam pikiran kita. Sebelum Anda melanjutkan artikel ini, saya menganjurkan agar Anda dapat mempelajari hukum-hukum ini terlebih dahulu, karena ada kaitannya dengan 10 langkah berikutnya.

3. Believe it! – Percayalah

Ada empat hal utama yang Anda harus percaya: Hukum Universal, kekuatan Tuhan, kekuatan Alam Semesta dan kekuatan diri Anda sendiri. Kebanyakan orang akan sudah percaya atas kekuatan Tuhan. Bila Anda tidak percaya kepada Tuhan, Anda mungkin sudah percaya kepada kekuatan tinggi lainnya. Percaya kepada kekuatan Alam Semesta artinya Anda yakin bahwa semua yang ada di lingkungan Anda diciptakan untuk membantu Anda dalam perjalanan Anda mendapatkan apa yang Anda inginkan. Hukum Universal akan anda pahami dan percaya ketika Anda sudah mencobanya sendiri dalam kehidupan Anda, dan tidak harus untuk hal yang besar – semua selalu dimulai dari hal-hal yang kecil.

Tetapi, salah satu yang paling penting adalah percaya kepada kekuatan diri Anda sendiri, yaitu Anda harus selalu mencari ke dalam diri Anda untuk berbagai jawaban dan kekuatan daripada mencarinya dari eksternal. Manusia – sebagai makhluk tertinggi ciptaan Tuhan YME dan juga berdasarkan hukum universal – sudah memiliki segala sesuatu yang kita butuhkan untuk mencapai kesuksesan yang kita inginkan, dengan potensi dan kesempatan yang tiada batas, didukung dengan tersedianya bahan-bahan di alam semesta yang tidak ada habisnya.

Sayangnya, kita terbiasa untuk mencari berbagai jawaban dari hal-hal diluar diri kita sendiri dengan banyak mengatakan hal-hal seperti, ”Saya akan bahagia bila mendapatkan ………” – baik itu berupa uang, pasangan hidup, promosi, dan lain-lain.

Banyak dari kitapun menunggu untuk suatu kejadian emosional yang besar untuk melakukan sesuatu dan baru akan percaya ketika suatu hal besar sudah terjadi. Akhirnya, kita sudah banyak membuang waktu untuk menunggu saja dengan tidak mempercayai kekuatan dari diri kita sendiri.

Contohnya, kita selalu mempunyai dua pilihan, yaitu mengubah diri kita sendiri atau mengubah keadaan sekitar. Dalam prakteknya, manusia secara tidak sadar selalu ingin mengubah keadaan. Andai ini tidak terjadi, andai itu tidak terjadi, dan cenderung untuk selalu menyalahkan hal-hal diluar diri kita sendiri terlebih bila situasinya tidak enak. Kenyataannya, untuk mengubah keadaan, kita harus mengubah diri kita terlebih dahulu, yang dimulai dengan mengubah pikiran-pikiran dalam benak kita secara sadar.

Sebenarnya, Anda sudah memiliki semua kekuatan dan sumber daya yang Anda butuhkan untuk mencapai apa yang Anda inginkan, hanya Anda belum benar-benar menyadari, merasakan dan menggunakannya. Sebenarnya, Andapun patut menerima dan berhak mendapatkan kesuksesan yang Anda inginkan, bila Anda percaya.

4. Be Proactive – Jadilah proaktif

Seperti yang sudah diajarkan dalam langkah pertama oleh Steven Covey, dalam bukunya 7 Kebiasaan Orang yang Sangat Efektif (7 Habits of Highly Effective People) untuk tidak hanya menjadi aktif, tetapi untuk melakukan tindakan sebelum sebuah situasi menjadi sumber krisis. Psikiater Victor Frankl dalam bukunya Man’s Search for Meaning juga menjelaskan orang-orang yang proaktif adalah orang-orang yang mengambil tanggung jawab penuh atas hidupnya, yang tidak mencari sebabnya di situasi luar ataupun di orang lain.

Artinya, untuk tidak menjadi reaktif dan hanya bereaksi ketika sesuatu datang dan terjadi dalam kehidupan Anda. Di sini Anda belajar untuk benar-benar peka terhadap lingkungan Anda, sadar dengan keberadaan dan situasi Anda dan mengambil tanggung jawab penuh atas segala hal yang terjadi dalam kehidupan Anda. Anda yang memegang kendali kehidupan Anda sendiri. Sebenarnya, segala hal yang terjadi di kehidupan Anda adalah hasil kreasi Anda sendiri, jadi sangatlah penting untuk Anda untuk menjadi proaktif dan dalam keadaan selalu sadar dalam melakukan segala sesuatu.

Contohnya, jika Anda terbangun kesiangan lalu kemudian kesal, mood menjadi tidak karuan, Anda terburu-buru sehingga menumpahkan kopi di kemeja Anda dan yakin pasti lalu lintas macat dan terlambat. Dan selama perjalanan Anda pun menggerutu dan frustasi. Ini artinya Anda sudah menjadi korban reaktif. Padahal jika Anda mencoba menjadi proaktif, Anda akan selalu tetap tenang dan menggunakan hukum ketertarikan untuk membantu Anda sepanjang hari agar Anda tidak dikendalikan oleh situasi dan menjadikan Anda yang mengendalikan situasi.

5. Make Space For It! – Persiapkanlah tempat sebelumnya

Berdasarkan Hukum Kekosongan dari Kesejahteraan (The Vacuum Law of Prosperity), untuk mendapatkan hal-hal baru yang lebih baik, Anda harus menyediakan tempat untuk hal yang baru itu terlebih dahulu. Seperti di acara Clean House di Style Channel. Anda harus dapat melepaskan hal-hal yang membuat Anda terpaku di masa lalu. Jadi, jika Anda mendambakan pasangan baru dalam hidup Anda, Anda harus sudah bisa melepaskan pasangan yang sebelumnya. Jika Anda menginginkan uang yang lebih banyak masuk ke dalam kehidupan Anda, Anda sudah harus membagi kekayaan yang Anda miliki dengan orang lain.

Langkah pertama untuk melepaskan hal-hal ini adalah dengan bersyukur dan berterima kasih atas apa yang sudah diberikan kepada Anda, dengan mempercayai Hukum Berlebih (Law of Abundance), bahwa semua di dunia ini pasti cukup dan berlebih untuk kita semua. Karena dengan bersyukur, tidak hanya Anda menanamkan hal-hal positif dalam keberadaan Anda, tetapi juga merelakan alam semesta dan Tuhan untuk memberikan Anda yang terbaik – dan tidak memaksakan kehendak Anda. Yang Anda bisa lakukan hanya mempersiapkan tempatnya terlebih dahulu, yang akhirnya Akan mempersiapkan diri Anda untuk berkah yang baru.

6. Ask for It – Mintalah!

Seperti di artikel Ask And Ye Shall Receive, agar alam semesta dan Tuhan YME dapat mendengar Anda, Anda harus memintanya dengan mendeklarasi maksud Anda ke alam semesta di dalam doa atau meditasi. Jika Anda tidak pernah mendeklarasi maksud tersebut, maka Anda tidak Akan mengeluarkan getaran yang bisa didengar oleh hal yang Anda inginkan untuk menariknya ke dalam kehidupan Anda. Ini seperti menjatuhkan sebuah batu ke tengah kolam, yang gelombangnya akan terus berkembang disekitarnya.

Agar getarannya menjadi semakin kuat, jangan hanya lakukan hal ini satu kali, karena gelombangnya akan melemah. Lakukanlah sedikitnya sehari satu kali dengan konsentrasi yang tinggi. Dan jangan juga selalu merubah maksud Anda, karena gelombangnya akan patah.

Ingat, jangan hanya berkata dan meminta apa yang Anda inginkan, tetapi benar-benar mengucapkan maksud Anda tanpa keraguan (ingat Langkah 3 – Believe It!) karena Anda benar-benar percaya atas kebesaran dan kekuatan Tuhan YME, Alam semesta dan diri Anda sendiri.

7. Plant It – Tanamlah!

Dan setelah Anda mendeklarasikan maksud Anda, Anda harus rajin menanamnya. Apa artinya? Pikiran Anda seperti sebuah taman. Jika anda tidak secara sadar merawat dan menanam hal-hal yang indah, maka hanya tanaman-tanaman liar yang akan tumbuh di taman tersebut. Jadi, berdasarkan maksud dan keinginan Anda, Anda harus menanamkan hal-hal ini di pikiran dan benak Anda secara sadar.

Salah satu cara untuk menanamnya adalah dengan bermeditasi atau memvisualisasikan apa yang Anda inginkan sudah terjadi di dalam benak Anda, dengan menggunakan pikiran-pikiran dan kata-kata yang positif. Ingat, tanamlah hal-hal yang positif.

Dengan bermeditasi atau visualisasi, sebenarnya Anda diajarkan untuk mempunyai kontrol terlebih dahulu atas badan Anda yang kemudian baru pikiran Anda. Oleh karena itu, sediakanlah sedikitknya 15 menit di hari Anda untuk duduk tenang secara relax, dan biarkan pikiran Anda melayang ke hal-hal yang indah yang Anda ingin tanamkan, yaitu hal-hal yang Anda inginkan terjadi. Rasakan bagaimana rasanya bila sudah mendapatkan hal-hal tersebut dan terus melakukannya.

8. Attract It! – Tariklah!

Artinya, menggunakan kekuatan alam semesta dan hokum Ketertarikan (Law of Attraction), secara sadar Anda akan menarik hal-hal yang Anda inginkan kedalam kehidupan Anda. Rahasianya adalah Anda harus menjadi apa yang Anda inginkan terlebih dahulu, sebelum Anda dapat menarik hal-hal tersebut.

Contohnya, jika Anda ingin menarik kesuksesan karir dalam kehidupan Anda, Anda harus sudah mengetahui ciri-ciri orang sukses dan mengaplikasikannya dalam kehidupan Anda sehingga Anda sudah merasa sukses walaupun kesuksesan yang Anda inginkan belum datang ke kehidupan Anda. Anda harus benar-benar merasakan hal-hal yang dirasakan orang sukses, maka di saat itu Andapun akan mengeluarkan getaran yang sama dengan orang-orang sukses yang lain, yang kemudian akan mendatangkan hal-hal yang sukses ke dalam kehidupan Anda.

Rasa ini bisa Anda dapatkan melalui 7 langkah sebelumnya, terutama dengan bersyukur, menanam hal-hal positif dan meditasi / doa. Tetapi, Anda juga harus terus berusaha melakukannya sepanjang hari dengan merasakan energi di dalam tubuh Anda yang senantiasa Anda pancarkan dengan menjadi proaktif.

9. Plan It – Rencanakanlah!

Semua itu membutuhkan proses untuk diwujudkan, manusia saja membutuhkan sembilan bulan untuk dapat menjadi bayi. Jadi, jangan mengharapkan apa yang Anda ingikan datang dalam waktu yang singkat, tetapi dengan menjadi proaktif dan menggunakan waktu saat ini untuk mempersiapkan diri Anda bila saat ini sudah datang.

Ini saatnya untuk memikirkan benar-benar hal-hal positif apa yang Anda bisa lakukan saat ini dan hal-hal positif apa yang Anda akan lakukan ketika berkah itu datang. Jika Anda ingin bisnis Anda berkembang dan Anda sudah melakukan langkah 1 sampai dengan 8 tetapi belum mengetahui apa yang Anda bisa lakukan untuk membantunya lebih lanjut, ingat meditasi, Law of Abundance dan the Vacuum Law of Prosperity.

Artinya, ilham dan berbagai ide akan datang sendirinya kepada diri Anda ketika Anda sudah siap. Biasanya, banyak sekali ide yang datang kepada saya ketika saya bermeditasi, karena saya benar-benar mencoba untuk mengkosongkan pikiran saya, yaitu dengan mempersiapkan tempat untuk datangnya ide-ide baru. Dengan hanya duduk 15 menit mengkosongkan pikiran dan mempercayai kekuatan Tuhan dan alam semesta, saya selalu secara konsisten mendapatkan ide-ide baru atau pemecahan atas masalah yang saya alami saat itu. Jadi jangan kuatir, persiapkanlah diri Anda untuk hal-hal baru, lalu setelah Anda menyerahkan diri Anda sepenuhnya kepada Alam semesta, jawaban akan datang dengan sendirinya yang bisa membantu Anda merencanakan hal selanjutnya.

10. Act on It! – Lakukanlah!

Lalu, jangan menunggu lagi. Blok 30 hari Anda ke depan di kalender atau agenda Anda dan tandai hari ke-30 tersebut. Lalu, selama 30 hari itu, Anda akan melakukan semua langkah 1-9 setiap harinya. Bila Ramadhan saja kita berlatih selama 30 hari, maka memang sudah sebaiknya Anda menantang dan berkomitmen untuk melakukannya selama 30 hari untuk dapat melihat hasil yang mengagumkan datang ke dalam kehidupan Anda.

Jadikanlah sebuah rutinitas. Yang Anda butuhkan hanya antara 15-30 menit setiap harinya, yang sebaiknya Anda lakukan di pagi hari ketika Anda terbangun. Untuk Anda yang beragama Islam, Anda mempunyai waktu 5 kali sehari untuk melakukan hal ini, jadi benar-benar manfaatkan waktu tersebut.

Rahasianya di hal ini Anda harus mencoba konsisten dan jujur terhadap diri Anda sendiri. Mungkin saja ketika Anda bermeditasi atau berdoa, Anda sudah menanamkan hal-hal yang positif, tetapi ketika Anda kembali dalam rutinitas, Anda kembali tersedot oleh situasi yang kemudian menjadi reaktif dan tidak sengaja menanamkan hal-hal negatif kembali ke dalam kehidupan Anda.

Intinya, jangan menyimpan rasa-rasa negatif, tetapi Anda harus belajar untuk melepaskannya, karena ingat, Anda harus menyiapkan tempat untuk rasa-rasa positif. Jadi ketika Anda sudah mulai terbawa situasi, ambillah 5 menit untuk menarik nafas panjang dan ketika Anda mengembuskan nafas, keluarkanlah semua hal-hal negative dari diri Anda secara sadar.

11. Have It – Milikilah!

Selama 30 hari perjalanan Anda, benar-benar tumbuhkan rasa memiliki untuk berkah yang Anda inginkan. Bayangkan setiap hari adalah hari ke-30 dimana itu merupakan hari kemenangan, dimana Anda berhak dan mampu mendapatkan hal-hal yang Anda inginkan, baik itu kebahagiaan, kesuksesan, pasangan baru, promosi maupun keuntungan yang lebih besar di dalam usaha Anda.

Bayangkan bagaimana reaksi Anda di hari ke-30 tersebut, apa rasanya mendapatkan apa yang Anda inginkan dan apa yang Anda lakukan. Jalani hari-hari perjalanan Anda seperti hari tersebut sudah terjadi, bahwa hari ini Anda sudah sebahagia hari ke-30 tersebut. Dan ketika Anda sudah memiliki rasa memiliki ini, maka Anda tidak akan lagi diganggu oleh rasa takut, ragu ataupun malas.

12. Enjoy It – Nikmatilah!

Seperti iklan L.A. Lights – Enjoy Aja…. Jangan merasa terpaksa atau terpukul melakukan latihan ini. Ini adalah pilihan dan keputusan Anda sendiri untuk melakukan perjalanan ke kehidupan yang Anda inginkan. Bila anda merasa tertekan, maka coba untuk bersyukur kembali kepada hal-hal yang sudah datang ke kehidupan Anda. Bila Anda tidak mempercayainya, tidak apa-apa. Bagi saya, tidak ada salahnya mencoba. Anda hanya memerlukan waktu 30 hari tanpa biaya apapun. Ini adalah sebuah perjalanan, dan perjalanan diciptakan untuk dinikmati.

Lalu, hasil apapun yang Anda dapatkan di hari ke 30 tersebut, nikmatilah. Bila terjadi musibah, nimkmati dan bersyukurlah terlebih dahulu, karena setiap hal memiliki dua sisi, jadi pasti ada yang bisa Anda syukuri. Mungkin Anda telah bermaksud mengumpulkan keuntungan sebesar Rp. 50 juta, tetapi hanya mendapatkan Rp. 40 juta, bersyukur dan nikmatilah, karena Tuhan dan alam semesta itu sifatnya benar, adil dan berkecukupan.

Saya mengerti bahwa 12 langkah di atas masih sangat umum, karena jika saya mencoba menjelaskannya secara detil untuk setiap langkah, maka itu akan menjadi sebuah buku tersendiri. Jadi, bila Anda memiliki berbagai pertanyaan, jangan ragu untuk menghubungi saya. Siapa tau saja bisa membantu.

Popularity: 30% [?]

Related Posts

  • No Related Post

No Comments

(Required)
(Required, will not be published)

Please copy the string k6CiBq to the field below:

Note: Commenter is allowed to use '@User+blank' to automatically notify your reply to other commenter. e.g, if ABC is one of commenter of this post, then write '@ABC '(exclude ') will automatically send your comment to ABC. Using '@all ' to notify all previous commenters. Be sure that the value of User should exactly match with commenter's name (case sensitive).

*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture. Click on the picture to hear an audio file of the word.
Click to hear an audio file of the anti-spam word